Banten

Gagal Penalti Lalu Lewati 5 Bek: Rahasia Gol 'Mustahil' Lionel Messi yang Guncang Piala Dunia 2026

Abdurahman | 23 Juni 2026, 10:17 WIB
Gagal Penalti Lalu Lewati 5 Bek: Rahasia Gol 'Mustahil' Lionel Messi yang Guncang Piala Dunia 2026
Lionel Messi terobos terus meski dalam kepungan pertahanan Austria (Reuters/Hannah Mckay)

AKURAT BANTEN — Ada momen di mana logika sepak bola runtuh, dan momen itu terjadi di menit ke-95 laga Argentina versus Austria dalam lanjutan Grup J Piala Dunia 2026, Selasa (23/6) dini hari WIB.

Lionel Messi kembali membuktikan mengapa ia disebut alien. Ketika papan skor menunjukkan menit-menit krusial dan fisik pemain lain mulai terkuras, La Pulga justru menciptakan magis.

Ia mencetak gol kedua Argentina untuk mengunci kemenangan 2-0.

Bukan sembarang gol, proses terjadinya gol ini membuat dunia terperangah: Messi membobol gawang lawan saat dikepung oleh lima pemain Austria sekaligus!

Bagaimana mungkin seorang pemain berusia 38 tahun bisa meloloskan bola di tengah "hutan" pertahanan seketat itu? Berikut adalah bedah taktik dan kronologi gol mustahil sang megabintang.

Baca Juga: Polda Metro Bongkar Sosok 'Mantan Pejabat yang Merasa Masih Menjabat' di Balik Kasus Roy Suryo, Siapa Dia?

Dari Tragedi Penalti Menuju Rekor Abadi

Pertandingan sebenarnya tidak dimulai dengan indah bagi Messi. Pada menit ke-9, publik Argentina sempat dibuat waswas setelah eksekusi penalti Messi melebar jauh.

Namun, mentalitas juara tidak membiarkannya terpuruk. Ia membayar tuntas kesalahan tersebut dengan gol pembuka di menit ke-38 memanfaatkan umpan Facundo Medina.

Namun, sajian utama malam itu baru dihidangkan pada masa injury time babak kedua.

Baca Juga: Prediksi Skor Prancis vs Irak: Mbappé Cs Siap Lanjutkan Dominasi, Irak Terancam Tumbang

Kronologi Pengepungan 5 Pemain Austria

Semua bermula dari umpan jeli Leandro Paredes yang mengarah ke Messi di dalam kotak penalti.

Dalam hitungan detik, Austria yang panik langsung menerapkan strategi counter-pressing ekstrem. Lima pemain langsung mengunci ruang gerak Messi:

  1. Alexander Schlager (Kiper): Maju mempersempit ruang tembak utama.

  2. Marco Friedl (Bek): Menjatuhkan badan untuk memblokir tembakan pertama Messi.

  3. Xaver Schlager (Gelandang): Menjaga area kotak kecil penalti agar Messi tidak bisa melakukan gerak tipu ke samping.

  4. Alexander Prass & Kevin Danso (Duo Bek): Berdiri kokoh tepat di garis gawang sebagai benteng pertahanan terakhir.

Baca Juga: Kejari Kota Tangerang Dalami Dugaan Penyimpangan Rp5,49 Miliar Proyek Operasional Pesawat APK

Visi 'Slow Motion' dan Sentuhan Rebound Mematikan

Ketika tembakan pertama Messi berhasil diblok oleh Marco Friedl, sebagian besar penyerang akan kehilangan momentum atau terjatuh. Namun di sinilah letak kejeniusan Messi.

Di saat lima pemain Austria bergerak agresif menutup ruang, Messi justru tetap tenang. Ia melihat bola rebound (pantulan) jatuh kembali ke dekat kakinya.

Menggunakan visi bermainnya yang seolah bisa melihat pergerakan lawan dalam mode slow-motion, Messi tidak melepaskan tembakan keras yang berspekulasi.

Dengan kecermatan luar biasa, ia melepaskan sepakan mendatar (low drive) yang tidak terlalu keras namun sangat akurat.

Bola meluncur di sela-sela kaki dan badan Alexander Schlager serta Kevin Danso yang sudah mati langkah. Gol! Gawang Austria bergetar, dan stadion bergemuruh.

Baca Juga: Fakta Terbaru El Nino 2026, Risiko Godzilla El Niño Ternyata Sangat Kecil

Sah! Messi Lewati Miroslav Klose Jadi Raja Gol Piala Dunia

Gol "dikepung 5 pemain" ini bukan sekadar penentu kemenangan yang meloloskan Argentina ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Gol ini adalah sejarah baru sepak bola bumi.

Dengan tambahan dua gol di laga ini, Lionel Messi resmi menobatkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia dengan koleksi 18 gol, melewati rekor legendaris milik bomber Jerman, Miroslav Klose (16 gol).

Di usia yang tak lagi muda, Messi tidak hanya membawa Argentina tak terkejar di puncak klasemen Grup J, tetapi juga mengirim pesan kuat ke seluruh dunia: Magis sang Messiah belum habis, dan ia siap mempertahankan trofi emas Piala Dunia.(**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman